Tulisan tentang Ukulele dan Sajojo membuat saya ingin menulis tentang kegiatan main angklung di Brisbane bersama teman-teman Indonesia, baik dari The University of Queensland maupun Queensland University of Technology (QUT), serta beberapa spouse dari students di kedua universitas tersebut. Kami biasa menyebut grup angklung kami, Angklungers UQISA. Sekedar informasi, UQISA adalah kependekan dari The University of Queensland Indonesian Student Association. Namun, walaupun begitu, seperti saya jelaskan di atas, anggotanya bukan hanya mahasiswa dari UQ.

Ternyata sekolah di Australia tidak hanya membuat saya belajar tentang budaya benua Kangguru itu, tapi juga budaya negeri saya sendiri, Indonesia. Terus terang, saya tidak pernah tertarik pada angklung, alat musik tradisional dari Jawa Barat itu. Saat bergabung bersama Angklungers, yang ada di pikiran saya hanya kegiatan untuk mengisi waktu luang. Tapi lama-lama, saya semakin jatuh cinta pada angklung. Kalau seminggu tidak latihan angklung, rasanya ada yang kurang.

Angklungers lumayan sering tampil di berbagai acara kebudayaan, di kampus maupun di berbagai festival di Brisbane. Selama saya bergabung di grup ini, kami pernah tampil di acara Market Day UQ (acara di kampus yang diadakan tiap awal semester dalam rangka menyambut mahasiswa baru), Multicultural Festival 2010, Buddha Birthday Festival 2011, serta sebuah acara amal untuk membantu korban banjir di Pakistan tahun 2010. Lagu-lagu yang kami mainkan biasanya lagu khas Australia macam“Waltzing Matilda” atau “I Still Call Australia Home”, serta lagu-lagu daerah Indonesia, seperti “Manuk Dadali”, “Ondel-Ondel”, dan lainnya sesuai dengan tema acara yang kami hadiri (video-video bisa dicari di youtube).

Pasukan Angklungers di Buddha Birthday Festival 2011

Saat kami selesai tampil di Multicultural Festival 2010, banyak penonton yang mendatangi kami dan penasaran bagaimana cara memainkan instrumen musik tersebut. Saat Market Day 2011 lalu, kami sempat membagi-bagikan angklung bekas kepada para pengunjung stand mahasiswa Indonesia. Banyak mahasiswa dari negara lain yang senang sekali mendapat souvenir tersebut.

Senangnya dibagikan angklung

Ada sekitar 30 buah angklung yang kami gotong-gotong tiap weekendke tempat latihan kami. Angklung disimpan di salah satu rumah atau unit anggota yang dekat dari kampus. Untuk mengangkut semua angklung itu, dibutuhkan sukarelawan yang membawa mobil. Jadi, bisa disimpulkan, agak heboh kalau mau mulai latihan angklung.

Angklungers sendiri sudah lama berdiri. Namun sayang sekali tidak ada catatan sejak kapan mengenai sejarah tersebut. Sepanjang pengetahuan saya sih, grup ini sudah ada sejak awal tahun 2000. Sementara, angklung yang digunakan berasal dari sumbangan berbagai macam pihak. Salah satunya dari Konsulat Jenderal RIĀ  di Sydney. Di tahun 2008, Konsulat Jenderal memberikan satu set atau 27 buah angklung kepada grup ini (sumber: http://rnasution.blogspot.com/2008/02/mahasiswa-indonesia-di-queensland.html). Di akhir tahun 2011, grup ini sedang merencanakan pembelian satu set angklung baru untuk menggantikan beberapa angklung yang sudah rusak.Di dalam grup ini, selain para pemain angklung, ada juga konduktor, komposer lagu, serta pemain flute, gitar, dan keyboard. Para pemain musik tambahan itu ada untuk membuat alunan musik lebih bervariasi dan lebih enak didengar.

Tiap semester baru, pasti ada mahasiswa baru yang tertarik bergabung dengan Angklungers, berapapun jumlahnya. Proses rekrutmen tidak pernah dilakukan secara resmi. Pokoknya, selama ingin bergabung, kami persilakan. Akhir semester lalu (Desember 2011), Angklungers terpaksa kehilangan sekitar 10 orang anggotanya karena mereka harus pulang ke tanah air. Namun di semester awal 2012 ini, kabarnya sudah ada beberapa anggota baru yang menggantikan.

Semua pengalaman bermain angklung itu benar-benar berkesan buat saya. Sampai saat ini, saat saya sudah kembali ke Indonesia, saya masih suka kangen bermain angklung. Berikut adalah performance Angklungers saat tampil di Buddha Birthday Festival 2011 (video property of Yuyun Puji Rahayu).


[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=sWNQt47Pb9Q]