Pertanyaan yang paling sering saya dapatkan dari calon pemukim di Melbourne pada umumnya adalah seputar berburu akomodasi dan childcare. Tulisan berikut saya khususkan untuk kedua topik tersebut.

Mencari akomodasi di Melbourne sebetulnya tidak susah, meski juga tidak bisa dibilang gampang. Sumber info paling pertama yg saya selalu rekomendasikan kepada teman-teman yg mau datang adalah untuk bergabung di milis, apakah itu indomelb@yahoogroups.com yang didominasi student Melbourne University, RMIT, La Trobe dan Victoria University. Ada jg milis lainnya seperti hanif-net@yahoogroups.com yang strongly affiliated dengan student di Monash University.  Sedikit tips dari saya mungkin, perkenalkan diri dengan jelas dan santun dan sampaikan kebutuhan kita apa, apakah mencari kamar atau rumah untuk disewa.

Sumber info berikutnya adalah public websites seperti Realestate.com.au yang memuat iklan akomodasi dengan beragam pilihan dan harganya. Untuk memastikan lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat aktivitas kita, bisa dicek di website Public Transport Victoria yang menjabarkan bagaimana menjangkau tempat tujuan kita dengan menggunakan public transport seperti tram, train dan bus. Opsi lainnya utk info akomodasi adalah Gumtree  yang belakangan banyak digunakan orang untuk mencari teman sharing flat/unit/rumah. Sebagai pembeda, flat itu kurang lebih sama dengan apartment, biasanya satu building terdiri dari minimal 2 lantai, ground dan first floor. Sementara unit, biasanya dipakai untuk merujuk kepada akomodasi yang khusus ada di ground floor saja, jadi tidak ada bangunan diatasnya. Sedangkan definisi rumah, biasanya adalah punya private entrance, front dan backyard.

Setelah browsing, hal selanjutnya yg harus dilakukan tentunya adalah inspeksi. Perhatikan baik2 jadwal inspeksi akomodasi yg kita incar, usahakan datang 10 menit sebelumnya karena inspeksi ini biasanya berlangsung 15 menit saja. Kalau terlambat tidak ada sesi tambahan :).

Untuk pertimbangan memilih rumah, selain jarak dan harga sewa, yang biasanya jadi pertimbangan adalah kondisi bangunan, kompornya gas atau listrik, apakah pencahayaan cukup baik atau tidak. Terkait pencahayaan, catatan kecil dari saya adalah pastikan bangunan mendapat cahaya matahari yang cukup sehingga tidak lembab dan gampang berjamur. Selain itu, pertimbangkan jg posisi dan ukuran jendela, karena jendela yg menghadap matahari sore dan berukuran ekstra besar akan mengakibatkan suhu ruangan luar biasa panas dikala musim panas tiba yang bisa mencapai 37 C ke atas. Untuk ulasan yang lebih komprehensif tentang memilih akomodasi jangan lupa mampir ke sini.

Untuk teman-teman yg muslim, yang umum menjadi daya tarik dalam memilih daerah tempat tinggal adalah kemudahan mengakses daging halal. Ini sebabnya utk daerah utara Melbourne, suburb Brunswick -Coburg selalu menjadi incaran, karena lokasinya yang dekat dengan halal butcher, supermarket dan pasar tradisional.

Setelah mendapatkan akomodasi, langkah selanjutnya biasanya adalah mencari provider utilities seperti listrik, gas, internet dan air. Website yang cukup membantu untuk membandingkan harga adalah Iselect meski ada baiknya jg untuk mengunjungi website masing-masing provider untuk memastikan kita mendapatkan quote yg terbaik. Jangan lupa perhatikan juga additional fees seperti connecting dan disconnecting fees, dan apakah ada kontrak yang mengikat (dalam bentuk penalti) yang lamanya sebaiknya sesuai dengan lama studi kita.

Setelah memilih provider, saatnya hunting furniture dan elektronik. Untuk daerah utara Melbourne, tempat yang bisa saya rekomendasikan adalah Savers atau Brotherhood yang keduanya menawarkan layan antar untuk furniture ukuran besar. Opportunity shops (istilah keren untuk toko barang seken) lainnya adalah Vinnies atau Salvos .

Cara lain mendapatkan furniture dan elektronik seken adalah dengan berburu di Garage Sale events yang posternya sering ditempel di perempatan-perempatan ramai atau biasanya diberi tanda dengan balon saat weekend tiba. Sumber info lainnya adalah website Gumtree.

Topik selanjutnya adalah mengenai childcare anak.

Di Melbourne, untuk mendapatkan slot di childcare terhitung lumayan susah. Saya sarankan untuk teman-teman yg punya anak usia preschool (0-5 tahun) untuk sedini mungkin browsing pilihan childcare anak di internet misalnya lewat website Mychild atau Careforkids. Mulai kontak satu persatu dengan memastikan lokasinya ideal untuk kebutuhan kita sehari lewat Google Maps dan Public Transport Victoria.

Sebelum sampai di Melbourne, idealnya ada 2-3 childcare yg siap untuk diinspeksi sehingga begitu sampai, keputusan bisa segera dibuat kemana aplikasi harus dilayangkan. Childcare placement biasanya ditentukan pada bulan Oktober-Desember untuk alokasi per Januari/Februari tahun berikutnya. Beberapa childcare punya waiting list yang cukup panjang jadi sebaiknya buat perencanaan jauh-jauh hari. Sebelum mendapatkan tempat di childcare, orang tua sudah bisa mengurus childcare benefit (CCB) bagi mereka yang statusnya scholarship student (pengalaman teman-teman, student AusAID maupun DIKTI eligible). Info detail bisa dipelajari di website Humanservices .

Sebagai bagian dari aplikasi CCB adalah kita harus mengupdate catatan imunisasi anak kita supaya sesuai dengan jadwal Australia yang bisa dibaca lebih lanjut di sini. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena CCB tidak akan disalurkan bila anak kita tidak diimunisasi sesuai jadwal tersebut. Imunisasi bisa dilakukan di Indonesia maupun disini, asal catatan yang kita miliki lengkap dan bisa dimengerti oleh maternal and child health nurse disini yang berwenang menyatakan apakah riwayat imunisasi anak kita sudah mutakhir sesuai jadwal di Australia atau belum. Ketentuan imunisasi untuk visa biasanya lebih relaxed dibanding imunisasi untuk masuk childcare, karenanya orang tua harus tetap berjaga bahwa ada ketentuan tambahan untuk anak-anak yang akan masuk childcare di Australia.

Intinya mungkin untuk kepindahan yang mulus, buatlah perencanaan yang baik dari jauh-jauh hari.

Semoga bermanfaat.