Wah… tidak terasa sudah mau weekend lagi nih. Saatnya bersantai sejenak melepas semua kepenatan sekaligus memberi kesempatan otak untuk relaksasi setelah diberdayakan mikir yang serius terus. Jangan dilupakan juga kalo otak butuh direcharge lagi biar fresh dan performanya tidak mengecewakan saat digunakan kembali. Tapi bingung juga mau pergi kemana ya minggu ini. Mau window shopping di mall, jelas tidak mungkin secara mall pada tutup semua di hari minggu. Beda banget deh klo di Indonesia, hari minggu mall-mall malah penuh dengan para pengunjung. Mau jalan-jalan di taman atau main di play ground juga sudah mulai bosanSsaatnya berburu hiburan aternatif yang tepat untuk keluarga  seperti saya dengan  anak yang  masih  balita. Oh iya saya teringat dengan majalah Perth’s magazine yg belum sempat saya sentuh dari kemarin. Majalah ini merupakan panduan yang tepat untuk mencari aktivitas untuk anak-anak di seputaran perth dan sekitarnya. Buat yang lagi penghematan, jangan khawatir karena semua aktivitas termasuk yang gratis bisa ditemukan disini. Kalau kesulitan mencari majalah ini, bisa diunduh di www.webchild.com.au.

Setelah bolak-balik majalah, asyik akhirnya ketemu juga yang saya cari. Sunday kid’s films on the Cultural Centre Screen. Setiap hari minggu pagi dari jam 9.30 sampai jam 13.00 diputar 2 film anak-anak di Perth Cultural Centre. Untuk menuju ke cultural centre, sangat mudah sekali karena lokasinya yang strategis tepat di belakang Perth train station. Cukup ayunkan kaki ke arah Northbridge tepatnya di William street dan hopla kurang dari lima menit anda sudah berada di cultural centre.

Image

Gerbang masuk menuju Perth Cultural Centre

Venue buat tontonan gratis ala layar tancap ini berada tepat di bagian kiri  area cultural centre dengan desain outdoor theatre semi lingkaran.  Ukurannya lumayan luas dengan kapasitas penonton kurang lebih 200 orang. Sebagai centre point dipasang layar cukup besar sehingga penonton dari jarak sekitar 200 meter masih bisa melihat film dengan jelas. Khusus untuk hari minggu disediakan sofa-sofa jumbo aneka warna yang bisa dipakai untuk duduk ataupun rebahan sambil menikmati film yang diputar.

Image

Tontonan asyik sambil rebahan

Ah…kapan lagi bisa bersantai dengan keluarga menikmati hiburan gratis ditemani angin yang bertiup sepo-sepoi. Terkadang saya bertanya dalam hati, kapan ya saya bisa menikmati suasana yang sama di indonesia. Semoga bukan hanya retorika belaka.  Tanpa terasa pelupuk mata terasa berat dibuai tiupan angin musim gugur yang mulai terasa dingin.  Panggilan si kecil membangunkan saya yang mulai terlelap. Oh..ternyata si kecil sudah bosan dan mau beralih bermain di play space tidak jauh dari area menonton.Yuk kita lanjut menjelajahi Perth Cultural Centre di seri berikutnya.