Yup…. hari gini, kita harus sudah mulai sadar untuk sebisa mungkin me-recycle. Hal ini bukan saja berarti kita menggunakan barang-barang yang sudah didaur ulang, namun juga berusaha mendaur ulang fungsi barang-barang. Berikut dua hal yang menjadi bagian hidup kami di Canberra:

Green Bag

Di Australia sudah lama digalakkan penggunaan green bag atau enviro bag, alias tas daur ulang yang multi-purpose terutama untuk belanja. Beberapa tahun belakangan ini, gerakan ini mulai diterapkan melalui peraturan pemerintah. Di beberapa negara bagian, yaitu South Australia (SA), Northern Territory (NT), dan Australian Capital Territory (ACT), supermarket sudah dilarang untuk memberikan plastic bag untuk customer. Bila ketahuan memberi bisa di denda. Maka, kita sebagai pembeli lah yang harus selalu siap sedia green bag. Namun bila kita lupa bawa green bag, kita bisa membeli di supermarket tersebut (1-3 dollar per bag) atau membeli recycled plastic bag yang dapat dipakai ulang (10-15 cents per bag).

Multipurpose bags yang dapat dilipat hingga kecil dan tipis, praktis!

Nah, akibat peraturan di ACT ini, sekarang kemana-mana pasti aku membawa green bag. Di handbag pasti kusisipkan green bag ini. Corak dan bahan nya pun bermacam macam. Aku pun membeli beberapa jenis tas belanja yang terbuat dari bahan agak kuat, sehingga tidak cuma lebih tahan lama dibanding yang di jual di supermarket, namun juga lebih stylish (tetep, gaya gak ada matinya). Yang penting tas-tas ini dapat dilipat tipis sehingga bisa masuk handbag. Harga green bag yang lebih bagus biasanya berkisar antara 5-10 dollar-an.

Meski baru supermarket yang diwajibkan untuk tidak boleh lagi memberikan pastic bag, namun banyak store dan juga service provider yang menggunakan green bag daripada plastic bag. Misal, sekarang information pack/booklets dari universitas, rumah sakit, dan bank pun diberikan dalam green bag ini. Juga banyak juga kok department store dan tempat wisata yang juga menjual green bag lucu dan unik dengan harga 1-2 dollar-an.

Terkadang aku jadi ingat jaman ikut belanja ibu dan nenek ke pasar ketika masih kecil. Mereka pasti tak lupa membawa tas atau keranjang belanja! Jadi concept ini seperti kembali lagi. Misal, pada gambar disamping, tas yang pink itu bahannya mirip dengan tas yang dulu dipakai oleh ibu atau nenek kita ke pasar, cuma dulu motifnya cuma kotak-kotak / tartan. Tas yang warna biru bahannya seperti kebanyakan tas green bag, bila sudah rusak bisa dibuang ke recycle bin. Tas yang motif mobil dibuat dari bahan waterproof, jadi kalau dicuci mudah kering. Adapula green bag yang ada insulator-nya, buat belanja makanan frozen / daging / seafood.

Jadi, jangan lupa ya selalu bawa green bag, apalagi kalau belanja!

Freecycle

Hal berikutnya adalah me-recycle barang-barang yang masih layak pakai namun sudah tidak dipakai. Selain recycle barang dapat seperti yang sudah diceritakan pada beberapa posts di blog ini tentang sunday market, garage sale, resource centre dan second hand shops. Aku diperkenalkan ke forum ini freecycle Australia oleh seorang teman. Di dalam forum freecycle ini, ada region-region nya. Nah tentunya kita akan pilih yang region tempat tinggal kita agar mudah dalam saling bertukar barang. Spirit dari freecycle ini adalah daripada barang yang masih berfungsi dibuang, memenuhi landfill, dan mubazir, lebih baik diberikan kepada orang lain yang membutuhkan secara gratis!

Tanaman-tanaman ini dari teman freecycle yang kebunnya sudah kepenuhan. Daripada tanaman ini dibuang, maka ditawarkan dan kuambil serta kumasukkan ke dalam ember murah meriah cuma 70 cents. Menambah penghijauan rumah!

Aku dan sekeluarga diuntungkan sekali dengan forum ini. Bermacam-macam barang yang pernah kami terima dan juga kami berikan kepada yang lain. Dari TV, rak buku, entertainment centre, tempat tidur, meja belajar, kursi belajar, mattress, peralatan dapur, segala macam keperluan bayi / anak seperti baby cot, stroller, high chair, dan juga mainan, tanaman, hasil kebun, bahkan sampai piano, laptop / computer dan tiket show! Contohnya, kami sudah beli meja belajar, namun kecil. Ketika butuh yang besar, kami diberi oleh salah seorang yang mempunyai meja belajar besar dan sudah tidak dipakai lagi. Sedangkan meja kecil kami berikan ke orang lain yang membutuhkan meja kecil. Lucunya kemudian kami pindah ke rumah yang lebih kecil, sehingga kami kembali menukar lewat freecycle, mengiklankan offer kita atas meja besar dan wanted meja kecil.

Komunitas ini di Canberra tidak terlalu besar, sehingga lebih akrab. Untuk mendapatkan suatu barang yang di offer tentunya seperti hunting. Sebab kita harus memberikan alasan mengapa butuh barang tersebut sehingga si pemilik barang memilih memberikan barang tersebut kepada kita daripada orang lain. Dengan freecycling ini, kita bisa banyak menghemat dan bisa menggunakan dana untuk keperluan yang lain. Soal kualitas jangan salah, kalau pandai-pandai maka barang masih berkualitas bagus dan kadang almost new or even new!

So, happy recycling or freecycling!